Perbedaan Antara POS Dan Barcode Reader

Perbedaan Antara POS Dan Barcode Reader
Perbedaan Antara POS Dan Barcode Reader
Anonim

POS vs Pembaca Kode Batang

Baik Pembaca POS dan Barcode digunakan ketika transaksi melibatkan supermarket, toko ritel atau restoran. POS (point of sale) adalah sistem yang sepenuhnya terkomputerisasi yang pada dasarnya mengelola proses penjualan di etalase, juga memfasilitasi untuk membuat dan mencetak tagihan untuk pelanggan. Barcode Reader adalah perangkat elektronik yang memindai dan membaca barcode yang ditempatkan pada barang dan produk. Ini menggunakan sinar laser untuk menangkap kode batang dan kemudian diterjemahkan menjadi data digital untuk dikirim ke komputer untuk diproses lebih lanjut. Dalam industri retail, sistem POS banyak digunakan, yang terdiri dari Barcode Reader juga, untuk melakukan proses transaksi dengan cepat dan mudah.

POS

POS adalah istilah yang mendefinisikan lokasi di mana barang eceran dijual ke pelanggan, dan terminal POS mampu menangkap data dan detail pembayaran pelanggan, melacak pesanan pelanggan, memproses transaksi dengan kartu kredit dan debit, serta mengelola persediaan. Fungsi terminal POS mirip dengan mesin kasir yang digunakan sebelumnya. Biasanya sistem POS terdiri dari berbagai macam perangkat seperti komputer, monitor, laci kas, printer struk, pembaca barcode, juga pembaca kartu kredit / debit. Menggunakan semua perangkat ini, sistem POS menawarkan keandalan, kecepatan operasi yang lebih tinggi, dukungan jarak jauh, kemudahan penggunaan, dan juga fungsionalitas yang kaya. Industri ritel sangat diuntungkan dari sistem POS ini. Selain industri ritel, industri perhotelan dan bisnis hotel dan restoran telah memasukkan sistem POS.

Pembaca barcode

Barcode Reader adalah alat elektronik yang mampu membaca kode batang. Barcode adalah gambar kecil termasuk beberapa bar dan spasi dan berisi nomor referensi yang dikodekan untuk mewakili produk atau item. Kode batang tidak dapat dibaca oleh komputer, sehingga Pembaca Kode Batang digunakan untuk mengubah informasi di dalamnya menjadi format data yang dapat dimengerti komputer. Biasanya, Barcode Reader terdiri dari pemindai, dekoder, dan kabel untuk dihubungkan ke komputer. Barcode dapat ditangkap oleh pemindai di dalam pembaca dengan menyinari sinar laser. Sinar laser ini mendeteksi pantulan garis dan deviasi ruang dan ketebalannya. Decoder inbuilt menerjemahkan cahaya yang dipantulkan menjadi data digital dan data ini kemudian dikirim ke komputer untuk mendapatkan penjelasan rinci tentang produk itu. Barcode Readers banyak digunakan di supermarket dan toko ritel, tetapi ada lebih banyak aplikasi seperti kontrol inventaris, untuk melacak pergerakan pengiriman dan juga untuk melacak kehadiran di tempat kerja.

Apa perbedaan antara POS dan Barcode Reader?

- Sistem POS dan Pembaca Kode Batang digunakan dalam pemrosesan transaksi di etalase.

- Sistem POS memiliki berbagai perangkat yang disematkan, untuk menyelesaikan tugasnya mengelola proses penjualan, dan Pembaca Kode Batang hanyalah satu perangkat yang disertakan ke terminal POS.

- Barcode Reader hanya dapat memindai informasi di barcode, mengubahnya menjadi data yang dapat dibaca mesin dan kemudian mengirimkannya ke komputer. Padahal, sistem POS dapat melakukan berbagai fungsi, seperti memproses tagihan dan pembayaran pelanggan, mencetak kuitansi, dan melakukan transaksi dengan kartu kredit / debit.

- Kedua teknologi ini berdampak pada peningkatan proses manajemen penjualan produk dan barang, khususnya di industri retail.

Direkomendasikan: